Bupati Sigi Menghadiri Kegiatan di Kota Semarang Jawa Tengah

Semarang, – Bupati Sigi Mohamad Irwan, S.Sos.,M.Si menghadiri kegiatan Pembukaan Summit Kabupaten/Kota Sehat Indonesia Tahun 2022 di Patra Hotel & Convention Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Kabupaten/Kota Sehat (Healthy Cities) pertama kali diperkenalkan oleh World Health Organization (WHO) pada pertengahan tahun 1980-an. Konsep Healthy Cities dianggap sebagai pendekatan komprehensif yang bertujuan untuk menjadikan lingkungan perkotaan menjadi lebih sehat. Komprehensif dapat diartikan bahwa konsep Healthy Cities bertujuan untuk mampu menanggulangi permasalahan kompleks yang ditimbulkan karena urbanisasi, antara lain: kepadatan penduduk dan kesemrawutan; permasalahan sanitasi dan ketersediaan air bersih; permasalahan transportasi dan mobilisasi; permasalahan polusi karena industrialisasi dan transportasi, produksi energi dan limbah domestik; pengangguran dan kriminalitas, dan lain-lain. Hingga saat ini, konsep Healthy Cities telah dilaksanakan oleh banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia.

Wakil Presiden Republik Indonesia K.H Ma’ruf Amin dalam pidatonya menyampaikan bahwa pada Tahun 2025 akan terjadi kepadatan penduduk, maka diperlukan konsep kota sehat, oleh sebab itu Konsep kota sehat harus memperhatikan aspek sosial budaya bukan hanya infrastruktur, juga Kenyamanan untuk dihuni masyarakat seperi Kawasan pemukiman, sarpras dan tatanan kehidupan masyarakat yang sehat. Komitmen dan proses yang berkelanjutan untuk masyarakat saling menopang sangat diperlukan sebab dengan adanya pandemi mengajarkan kita untuk hidup sehat dan berperilaku sehat, oleh sebab itu Menjadi visi besar bagi sebuah kabupaten untuk mewujudkan suatu kabupaten sehat.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah guna Mengembangkan ide/gagasan/inovasi dalam pelaksanaan Kabupaten/Kota Sehat di Indonesia, sebagai salah satu cara dalam percepatan pembangunan dan upaya meningkatkan pencapaian indikator-indikator pembangunan di daerah.

Kegiatan Tersebut di hadiri oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, seluruh pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Republik Indonesia, dan pihak pengelola Pariwisata di wilayah Kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!